👉Ada orang yg dikasi kebangkrutan sm Allah..tdnya masyaAllah kaya bgt tp ga pernah sholat...stlh dikasi miskin malah skr rajin :-| solat di masjid dan skr kenal sunnah
Apa kita harus nunggu diuji dl sm Allah ..?dibikin melarat dulu sm Allah..baru kita mau solat ?semoga tidak ya...
👉Ada seorang musisi besar ..dari panggung ke panggung bahkan smpai terkenal di luar negri..krn jarang memberikan pendidikan agama buat anaknya ..hingga anaknya ngedrugs dll..akhirnya si musisi ini sadar..taubat..menyesal krn tdk pernah ngajarin islam dan sunnah ke anaknya...hingga skr akhirnya qodarullah ia mengenal sunnah dan meninggalkan musik..
Apakah kita hrs seperti kisah ini juga?yg hrs kehilangan anak yg dicintai..yg tdk pernah memberikan ilmu agama buat anaknya..stlh dikasi ujian sprti ini,baru kita taubat dan sadar? Semoga tidak...
Banyak sekali kisah yg terjadi disekeliling kita...
Intinya..ujian itu bukan cm dikasi miskin..dikasi ujian..dikasi sakit..
tp kl kita dikasi harta dan dibikin famous..dibikin ngetop di dunia..dibikin kaya raya..dan smua nikmat2 yg alaihim gambreng..ati2 itu juga ujian..
Makin banyak harta makin lupa sm Allah..
makin ngetop makin lupa sm Allah..itulah istidraj.
Garisbawahi..itulah istidraj.
Allah kasih kita kenikmatan diawal2..tp azabnya belakangan..
Ketika dikasi rejeki kita lgsg bilang alhamdulillah lg disayang allah nih gw...giliran dpt musibah ngmg ny..allah kok tega bgt ya...
Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku” . (QS. Al Fajr :15-16)
Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa),Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar” (QS. Al Mu’minun:55-56).
Dan jgn bersedih bila dikasi ujian sm Allah..dikasi penyakit..karna apabila kita bersabar maka itu sebagai penggugur dosa dosa kita.
👉 Dan mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, Padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan yang sedikit (QS Ar-Ra'du : 26)
👉 Demi Allah, tidaklah dunia dibandingkan akhirat kecuali seperti seseorang dari kalian mencelupkan jarinya ke laut, maka lihatlah apa yang tersisa di jarinya jika ia keluarkan dari laut?" (HR Muslim no 2868)